ASKEP BENIGNE PROSTAT HIPERPLASIA (BPH) LAPORAN KASUS ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA. Askep BphFull description. PAK BPH. makalah. Etiologi BPH. benigna prostat hiperplasiaFull description PATHWAY BPH BENIGNA PROSTAT HIPERTROFI . PATHWAY BPH BENIGNA PROSTAT HIPERTROFI. Skenario BPH. tgujhj. Etiologi BPH. benigna prostat hiperplasiaFull description asuhan keperawatan bph.

Author: Moogujin Sami
Country: Bulgaria
Language: English (Spanish)
Genre: Politics
Published (Last): 4 February 2008
Pages: 190
PDF File Size: 19.10 Mb
ePub File Size: 5.7 Mb
ISBN: 771-3-23746-443-4
Downloads: 83127
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Zolokora

Gejala pada saluran kemih bagian atas Keluhan akibat penyulit hiperplasia prostat pada saluran kemih bagian atas, berupa gejala obstruksi antara lain: Atur posisi selang kateter dan urin bag sesuai gravitasi dalam keadaan tertutup c. Payudara dan Aksila Payudara Nya kiri dan kanan simetris, warna sawo matang normaltidak terdapat kemerahan dan discharge, nodus limfatikus aksila normal, tidak teraba. Retensi urin dalam kandung kemih menyebabkan dilatasi askdp kemih, hipertrofi kandung kemih dan cystitis.

Makalah Bph – PDF Free Download

Oleh karena suatu sebab seperti faktor usia, gangguan keseimbangan hormon atau faktor pencetus lain. Dari beberapa definisi diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa hiperplasia prostat benigna adalah perbesaran atau hipertrofi prostat, kelenjar prostat membesar, memanjang kearah depan kedalam kandung kemih dan menyumbat aliran keluar urine sehingga benigns berbagai derajat obstruksi uretral dan pembatasan aliran urinarius. Apabila keadaan berlanjut maka detrusor menjadi lelah dan akhirnya mengalami dekompensasi dan tidak mampu lagi untuk berkontraksi sehingga terjadi retensi urin.

Penghambat enzim 5 alfa reduktasi, contoh: Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurang informasi tentang penyakit, perawatannya Tujuan: Pada kasus intervensi yang diberikan: Apabila keadaan berlanjut, maka destrusor menjadi lelah dan akhirnya mengalami dekompensasi dan tidak mampu lagi untuk berkontraksi sehingga terjadiretensio urin yang selanjutnya dapat menyebabkan hidronefrosis dan disfungsi saluran kemih atas.

  HABINTEG WHEELCHAIR DESIGN GUIDE PDF

Adanya perubahan keseimbangan antara hormon testosteron dan estrogen pada usia lanjut. B tidak prostah trakeostomi. Leher Otot leher dan kelenjar tiroid normal, tidak ditemukan adanya nyeri, trakea simetris, pada arteri karotis tidak ditemukan masalah, tidak terdapat jejas, kaku kuduk, dan massa Tn.

Kemudian masuk ke inti sel dan mempengaruhi RNA untuk menyebabkan sintesis protein sehingga terjadi protiferasi sel.

Fase penebalan detrusor ini disebut Fase kompensasi otot dinding kandung kemih. Sehingga hanya di lakukan perawatan luka pada daerah pelepasan sitotomi. Tanda-tanda vital dalam batas normal b. Agar masalah yang dialami klien dapat teratasi dan meningkatkan status kesehatan klien ke level yang optimal. Tidak mampu berkemih setelah kateter diangkat 3. Tidak terdapat fraktur, aske;, malforasi, nodus-massa, edema, luka, infeksi.

Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurang informasi tentang penyakit, perawatannya. BPH Is enlargement of the prostate diseases caused by the aging process, typically experienced by men over 50 years of trying, resulting in obstruction of the bladder neck, can hinder bladder emptying and cause urinary disturbances.

Tidak menggunakan alat bantu dengar. Lakukan irigasi kandung kemih dengan larutan steril. Retensi urin berulang f.

BENIGNA-PROSTAT-HIPERPLASIA lsadjhasdfjay | Homework

Dalam sitoplasma sel prostat ditemukan reseptor untuk dehidrotestosteron DHT. Resiko infeksi bd prosedur infasiv pembedahan 3. Penonjolan serat detrusor kedalam kandung kemih dengan sistoskopi akan terlihat seperti balok yang disebut trahekulasi buli-buli balok. Tekanan darah menurun d.

Makalah BPH

Monitor urine setiap jam hari pertama operasi dan setiap 2 jam mulai hari kedua post operasi 13 f. Gejala iritasi, terjadi karena pengosongan yang tidak sempurna atau pembesaran prostat akan merangsang kandung kemih, sehingga sering berkontraksi walaupun belum penuh atau dikatakan sebagai hipersenitivitasotot detrusor dengan tanda dan gejala antara lain: B mengatakan bladder normal, warna urin kuning jernih, tidak terdapat pendarahan, trauma, infeksi, menggunakan kateter dan tidak terdapat nyeri.

  AL HAYAT ZAWJIYA PDF

Selain menerapkan evidanbased yang telah didapat, perawat juga melakukan ganti perban, perawatan luka, mengajarkan bladder training, mengevaluasi TTV, mengkaji CRT, akral, konjungtiva, dan mukosa mulut, Mengevaluasi kekuatan otot, memasang pagar tempat tidur, memberikan informasi kepada pasien untuk tidak terlalu banyak bergerak selepas postoperai selama 24 jam tapi boleh miring kiri kanan dengan log roll, makan, dan minum, membantu memindahkan pasien ke tempat tidur dengan tetap menjaga stabilitas postur tubuh pasien.

Pada awalnya air, elekrolit, urin dan beban solutlainya meningkatkan diuresis ini, akhirnya kehilangan cairan yang progresif bisa merusakkan kemampuan ginjal untuk mengkonsentrasikan serta menahan air dan natrium akibat kehilangan cairan dan elekrolit yang berlebihan bisa menyebabkan hipovelemia. Perubahan VU; trabekulasi, divertikulasi 4.

Kelenjar prostat membesar, memanjang ke arah depan ke dalam kandung kemih dan menyumbat aliran keluar urine, dapat menyebabkan hydronefrosis dan hydroureter. Proses kerusakan ginjal dipercepat bila terjadi infeksi pada waktu miksic.

Disfungsi seksual berhubungan dengan hilangnya fungsi tubuh d. Fase penebalan destrusor ini disebut fase kompensasi. Selanjutnya perawat dapat melakukan perencanaan kepada pasien diantara nya melakukan kontrol secara bertahap, Bladder training dan melakukan perawatan luka secara mandiri.

Penyusun menyadari dalam penulisan makalah ini masih belum sempurna, maka saran dan kritik yang konstruktif sangat penyusun harapkan demi perbaikan makalah selanjutnya. B tidak dapat beraktifitas normal seperti pada umumnya, karena infus terpasang.

Meningkatnya lama hidup sel-sel prostat karena berkurangnya sel yang mati. Setelah dilakukan perawatan selama hari pasien mampu mempertahankan derajat kenyamanan secara adekuat.